Home BERITA Pengacara: Korban Penipuan First Travel Jadi Tanggung Jawab Pemerintah

Pengacara: Korban Penipuan First Travel Jadi Tanggung Jawab Pemerintah

SHARE
Pengacara korban penipuan First Travel, Aldwin Rahadian (Kanugrahan/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Ribuan korban penipuan biro perjalanan First Travel akan membentuk crisis centre. Lewat crisis centre ini pemerintah diaharapkan tak menutup mata terhadap kerugian yang dialami seluruh calon jemaah.

Pengacara korban, Aldwin Rahadian, menilai pemerintah harus ikut mengembalikan kerugian yang diderita para calon jemaah.

“Pemerintah harus bertanggungjawab karena ini rakyat yang korban. Berapa data kerugian real jemaah dan berapa aset yang ada sesungguhnya di First Travel,” kata Aldwin di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017).

Aldwin melanjutkan, aset milik kedua pelaku, Andika Surachman dan Aniessa Hasibuan adalah hasil penggelapan yang dilakukan oleh pelaku. Oleh karenanya, jika aset itu disita, maka harus diberikan kepada para korban.

‘Minimal jemaah haknya bisa terpenuhi, bisa diterima setengahnya,” ungkap dia.

“Ini karena pemerintah yang mencabut izin First Travel, jadi hak korban harus dipenuhi,” tutup dia.

Diketahui, dalam kasus ini polisi telah menetapkan dua petinggi First Travel yang merupakan pasangan suami istri sebagai tersangka. Keduanya dijerat pasal penipuan.

Selain itu, kepolisian juga tengah menyelidiki dugaan pencucian uang yang diduga dilakukan keduanya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nicky Aditya and Kanugrahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here