Home BERITA Pengamat: Bela Negara Itu Melatih Kedisiplinan, Jadi Tak Masalah FPI Ikut Pelatihan

Pengamat: Bela Negara Itu Melatih Kedisiplinan, Jadi Tak Masalah FPI Ikut Pelatihan

SHARE
Ilustrasi gaduh Bela Negara. (Wisnu Angga Wijaya/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pengamat militer, Wawan Purwanto menuturkan, pelatihan Bela Negara biasanya diisi dengan latihan fisik, baris-berbaris, dan uji keterampilan. Intinya dalam pelatihan ini, pesertanya diajak untuk berlaku disiplin dalam menjalani kehidupan.

“Selama ini kan pelatihannya diisi latihan disiplin, baris-berbaris, latihan lari, push up, pull up, latihannya lebih ke fisik dan keterampilan, terutama melatih kedisiplinan. Menurut saya enggak jauh-jauh dari itu,” kata Wawan kepada Kriminalitas.com, Rabu (11/1/2017).

Karena itu, dia sedikit pun tidak keberatan anggota Front Pembela Islam (FPI) mendapat pelatihan kedisiplinan. Asalkan pendaftaran dan prosedur dilakukan dengan benar, semua warga berhak mendapat pelatihan Bela Negara.

“FPI bisa (menerima pelatihan militer). Kan yang penting ada prosedur yang dilalui. Enggak ada masalah,” pungkas Wawan.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu juga tidak mempermasalahkan pelatihan Bela Negara yang diikuti oleh Front Pembela Islam (FPI) bersama dengan Kodim 06/03 Lebak, Banten. Padahal, buntut dari kegiatan itu, Dandim 06/03 Lebak Letkol Czi Ubaidillah dicopot dari jabatannya.

Menurut Ryamizard, program Bela Negara diperuntukkan bagi siapa pun dan organisasi masyarakat apa pun, termasuk FPI asalkan sebelumnya sudah mendaftarkan diri.

“Kami ingin mengajarkan yang terbaik bagi bangsa agar warga negara bisa Bela Negara, juga dengan FPI,” ujar Ryamizard.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Sjamsu Dradjad and Aristo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here