Home BERITA Penghuni Apartemen GPC Kumpulkan Tanda Tangan Tolak Sistem Parkir ‘Ngawur’

Penghuni Apartemen GPC Kumpulkan Tanda Tangan Tolak Sistem Parkir ‘Ngawur’

SHARE
Pengumpulan tanda tangan penghuni apartemen Green Pramuka City. (Istimewa)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Hampir seribu tandatangan warga Apartemen Green Pramuka City dikumpulkan pada Sabtu pagi untuk mendukung tersangka kasus pencemaran nama baik Muhadkly Acho.

Menurut perwakilan warga Apartemen Green Pramuka City, Asta GP, gerakan yang berlangsung spontan ini sebagai bentuk solidaritas warga yang mengapresiasi pengorbanan Acho dalam menyuarakan kebenaran. Salah satunya terkait kebijakan parkir kendaraan yang diterapkan pihak manajemen.

“Apa yang ditulis Acho yang kami rasakan. Yang terpenting penerapan parkir terbaru meresahkan. Basement 1 dan 2 tak boleh parkir. Dan semua di ground floor dan parkir berbayar lainnya,” kata Asta kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

Asta yang sudah empat tahun tinggal ini menambahkan, aksi yang bertajuk ‘Kami Menolak Sistem Parkir yang Merugikan’ ini mengeluhkan sistem parkir yang kerap membuat stress warga.

“Yang menjadi perhatian kami adalah masalah parkir yang setiap malam pusing. Cari parkir susah. Kedua surat kepemilikan yang tak ada kejelasan,” tegasnya.

Selain itu, masalah lainnya adalah listrik yang kerap dimatikan sehingga membuat penghuni tak nyaman. “Tidak sesuai apa yang kami bayar melalui UPL. Listrik sering mati, berkala listrik dipadamkan. Ini sudah terjadi sejak 2012,” tambahnya.

Asta berharap dengan adanya kasus Acho dan aksi ini, maka pihak pengelola apartemen bisa berbenah diri.

“Ini momentum mediasi dengan semua pihak. Artinya semua pihak dengan ditariknya laporan bisa berkarir dengan baik. Dengan pengembangan ini bisa menjadi tujuan yang baik,” ujar dia.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nicky Aditya and Kanugrahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here