Home BERITA Polisi Amankan Empat Warga Sipil dalam Kasus Penusukan Anggota TNI di Kemayoran

Polisi Amankan Empat Warga Sipil dalam Kasus Penusukan Anggota TNI di Kemayoran

SHARE
Kapolda Metro Jaya M. Iriawan
(Kanugrahan/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Polisi menetapkan empat orang warga sipil terkait insiden penganiayaan terhadap anggota TNI di Kemayoran, Jakpus, Minggu (18/6/2017) dini hari kemarin.

Saat dimintai konfirmasinya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan enggan membeberkan identitas keempat pelaku lantaran masih dalam tahap penyidikan.

”Pokoknya mereka yang membantu melakukan penganiayaan di sana,” kata Iriawan di Lapangan Silang Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (20/6/2017).

Iriawan melanjutkan, dirinya hanya fokus menangani pelaku yang merupakan warga sipil saja. Sementara yang diduga anggota TNI adalah domain Polisi Militer.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini menambahkan, kasus penganiayaan tersebut dilakukan remaja-remaja tanggung yang berkeliaran malam hari dengan menggunakan motor.

“Mereka ini sebenarnya masih tergolong anak-anak muda. Tapi kami ingatkan kembali ke petugas supaya melakukan tindakan tegas karena masyarakat cukup resah,” tutup dia.

Peristiwa ‘mobil gilas warga’ bermula ketika 20 anggota gabungan TNI AD, AL, dan AU berada di dekat patung ondel-ondel Jalan Benyamien Suaeb, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Minggu (18/6/2017) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.

Kala itu, ada anak-anak yang melakukan sahur on the road (SOTR) berteriak. Salah seorang anggota TNI mendatangi untuk menanyakan maksudnya. Namun tanpa sebab yang jelas, anggota TNI tersebut justru malah ditusuk.

Diduga tak terima, sejumlah orang diduga anggota TNI kembali ke lokasi penusukan dan terjadilah peristiwa penyerudukan mobil yang menewaskan seorang warga.

Berdasarkan keterangan Kapolrestro Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto, penumpang mobil Ayla sempat turun dan melepaskan tembakan ke atas, kemudian pergi ke arah Ancol.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Sjamsu Dradjad and Kanugrahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here