Home BERITA Polisi Tak Yakin Aset Sitaan First Travel Cukup untuk Gantikan Uang Jemaah...

Polisi Tak Yakin Aset Sitaan First Travel Cukup untuk Gantikan Uang Jemaah yang Ditilep

SHARE
Korban First Travel yang mengadu ke Crisis Center Bareskrim. (Aristo/Kriminalitas.com).

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Polisi tidak yakin jika aset First Travel yang disita bisa untuk menutupi biaya penggantian uang jemaah yang belum berangkat umrah. Apalagi belakangan diketahui, First Travel masih memiliki tunggakan utang yang belum terbayar.

Beberapa aset First Travel maupun pimpinannya yang sudah disita, antara lain adalah rumah dan mobil. Estimasi penyitaan tersebut, angkanya diperkirakan tidak signifikan. Meski begitu, penyitaan akan terus dilakukan.

“Sedang dilacak dan kami amankan, terutama aset bergerak dan tak bergeraknya, walaupun mungkin nilainya enggak seberapa dibanding jumlah jemaah,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (21/8/2017).

Mantan Wakabaintelkam Polri ini menambahkan, jumlah jemaah yang terdaftar dan membayar biaya umrah tercatat sebanyak 72 ribu. Setelah diusut, ternyata baru 14 ribu jemaah yang sudah diberangkatkan.

Padahal, lanjut Setyo, mereka sudah membayar uang biaya keberangkatan umrah minimal Rp 14 juta sebagaimana paket promo yang ditawarkan First Travel.

“Setelah dicek, ternyata yang berangkat baru sekitar 14.000. Jadi belum ada setengahnya,” ungkapnya.

Dengan estimasi jemaah yang belum berangkat, angka penyitaan aset First Travel harus mencapai Rp 1 triliun agar jemaah bisa mendapat pengembalian uang secara merata.

Padahal, jumlah hutang yang ditumpuk oleh First Travel mencapai ratusan miliar. Dengan rincian utang ke hotel di Arab Saudi mencapai Rp 24 miliar dan ke maskapai penerbangan sebesar Rp 80 miliar.

“Total utang sebesar Rp 104 M itu berasal dari informasi yang kami dapatkan,” tandasnya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Sjamsu Dradjad and Aristo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here