Home BERITA Polisi Tembaki Sedan Hingga Penumpangnya Tewas, Kapolri Sebut Anggotanya Gagal Paham

Polisi Tembaki Sedan Hingga Penumpangnya Tewas, Kapolri Sebut Anggotanya Gagal Paham

SHARE
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Elga/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyayangkan penembakan yang dilakukan anggotanya terhadap mobil berisi tujuh penumpang di Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

“Ya saya menyesalkan peristiwa itu karena informasi yang saya terima, ini kendaraan distop, akan distop oleh polisi karena dicurigai kemudian akan menabrak anggota polisi,” kata Tito di Gedung PTIK, Jalan Iskandarsyah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017).

Sehingga anggota polisi itu beranggapan ini adalah pelaku kejahatan. Kemudian dikejar, karena dikejar dan dilakukan penembakan peringatan tidak berhenti diduga pelaku kejahatan sehingga akhirnya ditembak.

Tito menjelaskan, saat melepas sejumlah tembakan ke mobil tersebut, anggotanya beranggapan bahwa orang yang berada di dalam mobil terlibat pidana. Namun, setelah memberondong mobil, polisi tidak mendapat hasil yang telah disangkakan. Sebaliknya, satu orang tidak bersalah menjadi korban dalam penembakan tersebut.

”Saya sangat menyesalkan, inilah sebetulnya pentingnya kemampuan diskresi kepolisian,” jelas Tito yang mengenakan kacamata hitam ini.

Menurut Tito, seharusnya anggota di lapangan bisa lebih menahan diri dalam melepaskan tembakan saat bertugas.

“Anggota harus mempunyai kemampuan menilai secara subjektif apa yang dihadapinya saat itu dan kemudian melakukan tindakan yang tepat dalam rangka untuk menjaga keselamatan publik,” tegas Tito.‎

Sebelumnya sejumlah anggota polisi memberondong mobil berisi tujuh penumpang lantaran menolak razia, Selasa (18/4).‎

Akibat tembakan itu, satu orang tewas dan lima terluka. Korban tewas adalah Surini, 54, dengan tiga luka tembak di dada. Korban luka antara lain Dewi Erlina (40) luka tembak di bahu kiri atas; Novianti, (30) tertembak di pundak kanan; Indra, (33) tertembak di leher; dan Diki, (30) tertembak di perut kiri. Satu korban lagi mengalami trauma, yakni seorang batita bernama Genta (2).

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Azairus and Kanugrahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here