Home BERITA Polisi Ungkap Kasus Perdagangan Anak di Solo

Polisi Ungkap Kasus Perdagangan Anak di Solo

SHARE
Ilustrasi (Kriminalitas.com)
Ilustrasi (Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Solo – Belasan anak di bawah umur asal Solo Raya menjadi korban eksploitasi seksual dan perdagangan anak. Kebanyakan, mereka lulusan SMP dan SMA yang dipekerjakan di tempat karaoke di kawasan Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Informasi yang dihimpun Kriminalitas.com dari Polresta Solo menyebutkan, terbongkarnya kasus perdagangan anak di bawah umur ini berawal dari saat salah seorang keluarga korban berinisial MR (16) tak kunjung pulang setelah tiga bulan bekerja kepada Muslimat Nahdhtul Ulama (NU) Solo, Nur Hidayah Idris.

Dari aduan tersebut, diteruskan kepada pihak berwajib pada pertengahan April kemarin. Tak lama berselang setelah menerima laporan, korban yang beralamat di Kecamatan Serengan Solo itu akhirnya kembali ke rumah.

“Saat kembali ke rumah, korban menceritakan pengalaman paitnya di sana (dipekerjakan sebagai karyawan karaoke),” kata Nur, Selasa (17/5).

Setelah mendengar cerita tersebut, kata Nur, pihaknya langsung meluncur ke Mapolresta Solo. Dalam waktu singkat, polisi langsung membekuk pasangang pelaku perdagangan anak yakni Wisnu Subroto dan Indah WInarno warga Palur, Mojolaban, Sukoharjo.

“Di sana, mereka disuruh menemani tamu karaoke. Bayaran mereka Rp70.000/jam. Kalau mau menemani minum miras ditambah Rp50.000/jam. Mereka ketakutan, karena berada di tengah hutan dan dalam pengawasan petugas jaga,” terang Nur.

Disinggung hasil pemeriksaan atau visum yang telah dilakukan kepada korban, Nur mengatakan, korban mengalami kekerasan seksual di bagian vitalnya serta kekerasan fisik di tubuhnya. Pinggang korban memar lantaran luka pukul.

“Harapannya, segera ada penanganan serius,” ungkap Nur.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dari keterangan sementara pihak kepolisian, terdapat 19 anak asal Solo Raya yang diperjual belikan oleh kedua pasangan tersebut.

 

(Ali Karta)

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Ahmed R.R

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here