Home BERITA Polri: Buku ‘Jokowi Undercover’ Barang Bukti, Masyarakat Diminta Serahkan ke Polisi

Polri: Buku ‘Jokowi Undercover’ Barang Bukti, Masyarakat Diminta Serahkan ke Polisi

SHARE
Buku ‘Jokowi Undercover’ yang ditulis Bambang Tri Mulyono (Aristo/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Sekitar 300 buku ‘Jokowi Undercover’ yang ditulis Bambang Tri Mulyono telah tersebar ke masyarakat. Penyidik Bareskrim Polri telah meminta kepada masyarakat menyerahkan buku kontroversial tersebut, karena bakal dijadikan sebagai barang bukti.

“Terakhir kami sampaikan, kami imbau, bahwa dalam proses penanganan perkara, buku itu dikategorikan sebagai barang bukti. Oleh karena itu, tim menyampaikan minggu lalu yang membeli, mohon dapat diserahkan kepada kantor kepolisian terdekat,” kata Kadivhumas Polri, Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Senin (9/1/2017).

Dengan banyaknya yang sudah tersebar, Polri meminta pemilik buku tidak menyebarluaskan maupun menggandakan. Pasalnya perbuatan tersebut bisa masuk delik pidana.

“Jadi diimbau untuk tidak melakukan itu lagi. Tidak usah ikut dalam upaya penyebarluasan apalagi dimaksud untuk memperoleh keuntungan nanti bisa malah menjadi bagian dari yang dipersangkakan oleh penyidik,” lanjut Boy.

Hingga kini proses penyidikan terhadap perkara buku ‘Jokowi Undercover’ terus didalami. Termasuk soal penyokong dana Bambang untuk menerbitkan buku. Namun hingga kini belum ditemukan tersangka baru dari perkara ini.

“Belum ada bukti terkait hal itu. Tentu proses yang berjalan ini belum selesai. Terus dilakukan pendalaman-pendalaman lebih jauh melihat keterkaitan orang lain. Kita hrus bersandar pada alat bukti yang lain,” timpal Boy.

Sebagai informasi, buku ‘Jokowi Undercover’ yang ditulis Bambang Tri Mulyono terbilang kontroversial. Pasalnya buku setebal 436 halalaman ini mengandung materi fitnah, ujaran kebencian dan mengandung unsur provokasi terhadap Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nicky Aditya and Aristo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here