Home BERITA Presiden Pertanyakan Kenaikan PNBP, Pengamat: Pola Komunikasi Istana Belum Baik

Presiden Pertanyakan Kenaikan PNBP, Pengamat: Pola Komunikasi Istana Belum Baik

SHARE
Presiden RI Joko Widodo/NET

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio menyebut, pola komunikasi di jajaran Istana Negara belum berjalan dengan maksimal. Hal ini tebukti dengan komplain yang dilontarkan Presiden Joko Widodo terkait kenaikan biaya pengurusan surat kendaraan bermotor.

“Kan ada informasi yang belum baik ke Presiden. Ini harus diperbaiki,” kata Agus kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Minggu (8/1/2017).

Agus melanjutkan, seharusnya staf dan pihak Kementerian Keuangan harus mendampingi Presiden saat menyampaikan pernyataan persnya terkait dengan kenaikan harga ini.

“Kasihan kalau Presiden harus menjawab semua pertanyaan media. Urusan beliau kan banyak, seharusnya pola komunikasi di jajarannya mesti diperbaiki,” tutup Agus.

Seperti diketahui, pemberlakuan tarif baru pengurusan surat-surat kendaraan bermotor pada awal tahun ini telah memancing kehebohan di masyarakat. Penyebabnya, besaran kenaikan tarif Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Surat Izin Mengemudi (SIM) mencapai tiga kali lipat. Hal ini turut mendapat perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, Presiden menyinggung persoalan lonjakan tarif tersebut dalam sidang kabinet paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/1). Hal itu terkait kenaikan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk pelayanan masyarakat oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mulai 6 Januari nanti.

Menurut Darmin, Presiden meminta agar tarif PNBP untuk pelayanan masyarakat jangan naik terlalu tinggi. “Janganlah naik tinggi-tinggi. Apa iya harus naik sampai 300 persen?” katanya mengutip pernyataan Presiden, di Jakarta, Rabu malam.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Kanugrahan and Nicky Aditya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here