Home BERITA Pria Misterius Tikam Enam Turis, Dua Perempuan Asal Jerman Dilaporkan Tewas

Pria Misterius Tikam Enam Turis, Dua Perempuan Asal Jerman Dilaporkan Tewas

SHARE
Ilustrasi (Virza/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Aksi yang diduga serangan teroris kembali terjadi di negara Mesir, belum lama ini. Enam orang wisatawan asing diserang oleh seorang pria di kota Hurghada, dekat dengan objek wisata Laut Merah.

Menurut kabar yang dirilis CNN, insiden yang terjadi pada Sabtu (15/7/2017) silam ini menewaskan dua wisatawan perempuan asal Jerman. Pelaku penikaman sendiri telah diamankan oleh pihak kepolisian setempat.

“Kami bisa memastikan dua turis asal Jerman tewas dalam sebuah serangan di kota Hurghada,” ujar pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Jerman.

Dari hasil penyelidikan yang dirilis oleh pihak kepolisian, pelaku aksi adalah seorang simpatisan ISIS. Dirinya mengaku telah mempelajari ideologi ISIS sejak beberapa waktu lalu.

Insiden ini bermula ketika pelaku berenang untuk menghampiri korban-korbannya. Setelah itu, ia langsung bangkit berdiri dan melakukan penyerangan terhadap enam turis asing tersebut. Dua perempuan Jerman terkena tikaman dan mendapatkan luka yang cukup parah hingga tewas di lokasi kejadian.

“Setelah membunuh dua wanita, dia berlari ke arah hotel kami. Dia berteriak bahwa dia tidak mengejar orang Mesir, dan beberapa orang Mesir ikut campur untuk menghentikannya,” ujar seorang saksi mata bernama Rafic Rushdi yang juga seorang pemilik toko di dekat lokasi kejadian.

Sampai saat ini, kepolisian Mesir masih belum mau mengungkap identitas dari pelaku. Pihak berwajib hanya menyebut pelaku adalah seorang pria berasal dari sebuah desa di provinsi Kafr al-Sheikh, Mesir Selatan.

Dia dilaporkan tiba di Hurghada pada Jumat (14/7) sekitar pukul 05.00 dengan menggunakan bus umum dan menunggu sebelum toko-toko dibuka untuk kemudian membeli sebuah pisau.

Dia kemudian membeli tiket seharga 100 pound Mesir (sekitar Rp 74.100) untuk masuk ke kawasan pantai tempat dia membunuh kedua turis wanita Jerman dan melukai dua orang lainnya. Setelah itu dia melompati tembok dan berenang ke pantai sebelahnya dan kembali menikam korban-korban lainnya.

Sampai saat ini otoritas Mesir masih menyelidiki kasus ini. Untuk sementara, belum ada pernyataan apakah ini merupakan serangan terorisme atau hanya kasus kriminal biasa.

Namun untuk mencegah serangan-serangan susulan, kepolisian Mesir telah menurunkan pengamanan di beberapa kawasan wisata dan hotel tempat wisatawan asing menginap.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Andreas Pratama and DRE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here