Home BERITA Psikolog: Orang Indonesia Lebih Sibuk Membenci daripada Bangun Negara Sendiri

Psikolog: Orang Indonesia Lebih Sibuk Membenci daripada Bangun Negara Sendiri

SHARE
Ilustrasi. (Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Psikolog Hamdi Muluk menilai, penganiayaan terhadap relawan Ahok-Djarot menunjukkan masyarakat sudah memupuk kebencian terhadap orang yang tak sepaham dengan dirinya. Menurutnya, masyarakat Indonesia kini lebih ‘senang’ membenci orang lain daripada membangun negaranya.

“Makanya, ada anekdot ‘Di luar negeri, orang sedang sibuk membuat energi yang diperbaharui, tapi kita sibuk dengan permusuhan yang diperbarui’,” kata Hamdi kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Minggu (8/1/2017).

Hamdi melanjutkan, bangsa Indonesia adalah masyarakat patrimonial, artinya lebih menuruti pemimpin tokoh-tokoh.

“Makanya, tokoh ini harus mau mengajarkan pengikutnya untuk taat konstitusi. Itu harus jadi acuan,” tuturnya.

“Semua harus dipatuhi. Kalau gak puas, ada mekanisme. Bisa disomasi, lapor polisi, gak seneng sama calon ya gak usah dipilih,” ungkap pengajar Psikolog UI ini.

Dia pun menyesalkan adanya sejumlah ungkapan dari pimpinan ormas yang mengancam akan mengerahkan massa jika tuntutannya tak dipenuhi.

“Bangsa ini akan hancur kalau begini terus. Apa-apa kekuatan. Ini sungguh tak mendidik,” tuturnya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Kanugrahan and Nicky Aditya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here