Home BERITA Satroni Gudang First Travel, Polisi Sita Ribuan Koper Jemaah yang Gagal Umrah

Satroni Gudang First Travel, Polisi Sita Ribuan Koper Jemaah yang Gagal Umrah

SHARE
Penyidik Bareskrim Polri mendatangi gudang penyimpanan koper First Travel. (Ucok/Kriminalitas.com).

KRIMINALITAS.COM, Depok – Delapan anggota penyidik Bareskrim Polri mendatangi gudang bekas pabrik tekstil di kawasan Jalan Raya Bogor, Km 30, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Kedatangan ini tak lain untuk menyita ribuan koper yang disediakan biro perjalanan First Travel untuk ribuan jemaah yang sedianya akan berangkat haji dan umrah.

Ribuan koper itu pun merupakan salah satu alat bukti aksi penipuan yang dilakukan bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan.

Dari pantauan Kriminalitas.com, delapan anggota polisi berseragam itu datang dengan membawa empat truk besar. Sontak saja, kedatangan para anggota Bhayangkara ini disambut pengelola pabrik, Heri Purnomo.

Tak lama pengelola gudang bekas pabrik tekstil ini menunjukkan lokasi penyimpanan koper para jemaah yang gagal berangkat. Tak berama lama puluhan orang pun langsung memasukkan barang bukti itu ke dalam truk.

Gudang penyimpanan koper First Travel. (Ucok/Kriminalitas.com).

Selain ribuan koper yang diangkut, Tim dari Mabes Polri ini pun juga menyita ribuan mukena dan kain ihram yang juga akan diberikan kepada para calon jemaah biro perjalanan tersebut.

Informasi yang diperoleh, pabrik yang dijadikan gudang itu telah disewa Andika sejak 2014 lalu. Harga sewa gudang dengan luas 300 hektar itu mencapai Rp 200 juta/ tahun dan telah dibayar lunas.

Kepala Tim Penelusuran Aset, Bareskrim Mabes Polri, Kompol Wiranto mengatakan, penyitaan ribuan koper, mukena dan kain ihram oleh pihaknya dilakukan untuk mengumpulkan semua aset perusahaan tersebut.

Apalagi, barang-barang itu diperlukan sebagai barang bukti dalam pengungkapan kasus penipuan dana umrah yang tengah disidik kepolisian.

“Ini semua kami sita sebagai bukti kasus penipuan yang dilakukan Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan. Kami temukan gudang ini setelah mengumpulkan keterangan dari tiga tersangka yang ditahan di Polda Metro jaya. Jadi sekarang koper dan kain ini akan kami gunakan untuk menyelesaikan perkara penipuan umrah,” ungkapnya kepada Kriminalitas.com, saat ditemui di lokasi, Senin (11/9/2017).

Dari hasil perhitungan pihaknya, ia menjelaskan, ada 20 ribu koper yang disita. Sedangkan untuk mukena mencapai 10 ribu, dan kain ikhram sebanyak 10 ribu.

Koper milik First Travel yang sedianya untuk jemaah umrah.
(Ucok/Kriminalitas.com).

Selain itu, kata dia juga, ada lagi beberapa barang bukti lain yang akan dibawa ke Mabes Polri dari kantor First Travel yang terletak di Jalan Radar Auri, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

“Sudah ada tim kami di sana yang akan menyita beerapa aset yang akan dijadikan barang bukti aksi kejahatan mereka. Mudah-mudahan hari ini semua barang bukti ini terangkut agar berkas penyidikan dapat dirampungkan,” jelasnya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Dinda Chairina and Ucok Barimbing

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here