Home BERITA Sebelum Dibakar Massa, Joya Sempat Cium Kaki dan Minta Ampun pada Marbut

Sebelum Dibakar Massa, Joya Sempat Cium Kaki dan Minta Ampun pada Marbut

SHARE
Pelaku pencurian sekaligus korban main hakim sendiri (Repro/Facebook)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Detik-detik mencekam sebelum dipukul dan dibakar oleh massa, Muhammad Al Zahra alias Joya (30) rupanya sempat bertekuk lutut dan meminta maaf di depan Rojali.

Rojali sendiri merupakan marbut masjid yang memergoki Joya mengambil amplifier di masjid yang terletak di kawasan Sukatani, Kabupaten Bekasi itu.

‎”Dia (MA) sempat cium kaki Rojali minta maaf, ‘maafkan saya Pak ustaz’ begitu kata MA,” kata Kapolres Metro Kabupaten Bekasi Kombes Asep Adi Saputra di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2017).

Asep melanjutkan, Rojali juga sempat menghalau massa agar tidak menganiaya korban.

“Tapi massa tak berimbang sehingga terjadi pengeroyokan yang menewaskan MA,” ucap Asep.

Menurut Asep, Rojali sempat mengejar Joya dari Musala dengan jarak sekitar 4 kilometer menggunakan motor. Namun, Joya tak kunjung berhenti dan terus-terusan lari dari pengejaran.

‎”Saat korban terjatuh, di situlah kemudian Rojali menyusul dan memeriksa, di tas punggung MA ada ampli yang diakui milik musala,” tuturnya.

“Bahkan, massa sempat mengira kalau Joya ini maling motor, namun oleh Rojali diberi tahu kalau dia maling amplifier,” tuturnya.

Kini Rojali hanya bisa menyesal, lantaran dari perkataannya itulah, Joya diamuk dan dibakar massa.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Sjamsu Dradjad and Kanugrahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here