Home BERITA Sebelum Dibakar Massa, Ternyata Joya sempat ‘Bohong’ ke Istrinya

Sebelum Dibakar Massa, Ternyata Joya sempat ‘Bohong’ ke Istrinya

SHARE
Pelaku pencurian sekaligus korban main hakim sendiri (Repro/Facebook)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Sebelum dianiaya dan dibakar sejumlah orang, Muhammad Al Zahra atau Joya (30) rupanya sempat ‘berbohong’ kepada istrinya, Zubaidah.

Dari keterangan sang istri, pria yang memiliki usaha service amplifire, mengaku pergi ke Cileungsi, Bogor.

“‎Saat pamit pagi hari itu, bilangnya ke Cileungsi. Kaget juga istrinya kenapa dia ada di Babelan, Bekasi,” kata Kapolres Metro Kabupaten Bekasi Kombes Asep Adi Saputra di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2017).

Menurut dia, dari keterangan sang istri, Joya sebelumnya tidak pernah melakukan tindak pidana pencurian. Sehingga, ia memastikan bahwa dugaan pencurian tersebut baru dilakukan untuk pertama kalinya.

“Dari pengakuannya baru pertama. Makanya, kami tak bisa mendalami lagi, karena pelaku sekaligus korban ini sudah mati,” tutup Asep.

Joya dikeroyok dan dibakar hidup-hidup oleh warga sekitar masjid, Selasa (1/8/2017) sekitar pukul 16.30 WIB.

Dia dibakar hidup-hidup karena dituduh sebagai pelaku pencurian amplifier milik musala Al-Hidayah di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi,

Dalam kasus ini polisi telah menangkap lima orang yang diduga pelaku. Mereka adalah A (19), KR (56) seorang penarik odong-odong, dan SA (27) seorang pedang, NA (40) seorang wiraswasta dan SU (40) seorang petugas keamanan.

Mereka dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman kurungan 12 tahun.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Dinda Chairina and Kanugrahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here