Home BERITA Sebulan Ikut Program Bela Negara, Panglima LPI: Ini Bentuk Pemersatu Kemajemukan

Sebulan Ikut Program Bela Negara, Panglima LPI: Ini Bentuk Pemersatu Kemajemukan

SHARE
Ilustrasi gaduh Bela Negara. (Wisnu Angga Wijaya/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Panglima Besar Laskar Pembela Islam (LPI) Nasional, Ustaz Maman Suryadi mengatakan, kegiatan bela negara yang dilakukan organisasinya berlangsung selama satu bulan.

Dalam kegiatan itu, ia mengerahkan beberapa anggotanya untuk ikut bergabung bersama anggota TNI yang tersebar di beberapa daerah.

“Ada lima orang laskar yang ikut. Mereka dari laskar Jakarta, Tangerang, Banten, Pekanbaru dan Kepri. Mereka kami pilih berdasarkan kesediaannya untuk meninggalkan keluarganya selama satu bulan,” ujarnya kepada Kriminalitas.com, Rabu (11/1/2017).

Ia melanjutkan, kegiatan bertajuk bela negara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan yang diselenggarakan di kapal perang TNI.

Ia juga membantah bahwa kegiatan tersebut hanya berlangsung di Lebak, Banten. Kegiatan yang sudah diikutinya selama beberapa kali ini meliputi beberapa wilayah di Indonesia.

“Kami ikut ini bukan satu dua kali di Lebak, Banten. Kemarin dari Kemenhan, bakti bela negara di lakukan di sekeliling pulau Sumatera selama satu bulan,” ujarnya.

Selain itu, bela negara yang diselenggarakan pemerintah ini merupakan hak setiap warga negara dan bukan hanya diselenggarakan untuk ormas-ormas tertentu saja.

Dari pengakuan FPI, kegiatan tersebut justru dapat mempersatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kental dengan kemajemukannya.

“Saat kami mengikuti kegiatan ini, di sana kita juga bergaul dengan orang non-Islam, ini bentuk kemajemukan. Bentuk pemersatu NKRI,” tandasnya.

Kegiatan bela negara belakangan menjadi polemik di kalangan netizen. Bahkan akibat kegiatan yang diadakan bersama FPI tersebut mengakibatkan pencopotan Dandim Lebak Banten.

“Pangdam memutuskan memberikan sanksi kepada Dandim Lebak yaitu dicopot dari jabatannya dan segera digantikan oleh pejabat yang baru,” ujar Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) III/Siliwangi Letkol Arh M Desi Ariyanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/1/2017).

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Rizky Ramadhan and Diki Trianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here