Home BERITA Selama 2016, BUMN dan BUMD Paling ‘Jujur’

Selama 2016, BUMN dan BUMD Paling ‘Jujur’

SHARE
Gedung KPK. (Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi membeberkan selama 2016 sejumlah institusi rajin melaporkan gratifikasi ke KPK. Dari sejumlah institusi itu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang paling banyak melapor.

“BUMN/BUMD adalah pelapor terbanyak dengan 731 laporan, diikuti kementerian dengan 640 laporan, dan pemerintah daerah dengan 239 laporan,” ujar Pimpinan KPK Laode M Syarif di gedung KPK, Jakarta, Senin (9/1/2017).

Ia melanjutkan, selain pelaporan yang dilakukan BUMN/BUMD, dia juga menyoroto banyaknya laporan dari sektor kementerian.

“Oleh sebab itu, di tahun 2016 dijalankan fungsi trigger mechanism untuk mendorong Kementerian Kesehatan RI dan pihak terkait melakukan pembenahan terhadap fenomena gratifikasi dari perusahaan farmasi pada dokter,” lanjutnya.

Ia menambahkan, dari data direktorat gratifikasi, KPK telah menerima sebanyak 1.948 laporan, 549 di antaranya dinyatakan milik negara, 57 ditetapkan milik penerima dan 323 laporan masih dalam proses penelaahan.

“Dari laporan gratifikasi ini, lebih dari 14,6 miliar rupiah telah dimasukkan ke kas negara dalam bentuk PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak),” pungkasnya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nicky Aditya and Sherly Puspita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here