Home BERITA Tak Ada Catatan Kaki di Buku ‘Jokowi Undercover’, Kapolri Geram

Tak Ada Catatan Kaki di Buku ‘Jokowi Undercover’, Kapolri Geram

SHARE
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Kiki Budi Hartawan/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian heran dengan penulisan ‘Jokowi Undercover’. Seharusnya buku dengan jenis seperti itu, seharusnya mengandung isi rangkaian ilmiah.

Namun kenyataan mengarah sebaliknya. Keterangan tambahan seperti catatan kaki yang biasa tertulis dalam buku tidak tercantum sama sekali.

“Di karya ilmiah itu biasanya ada foot note atau catatan kaki. Satupun dari 400 halaman lebih, tidak ada disitu,” kata Tito di RS Polri, Jakarta Timur, Jumat (6/1/2017).

Alhasil, jenderal bintang empat itu menganggap goresan tangan yang ditulis Bambang Tri Mulyono merupakan kebohongan. Apalagi beberapa bahan penulisan mengambil dan mengutip dari media yang tidak dapat dipertanggungjawabkan referensinya.

“Isinya hanya analisis sendiri. Perkiraan sendiri, diambil dari media yang tidak jelas referensinya. Bisa dikatakan ini fitnah,” tegasnya.

Sebagai informasi, polisi telah menangkap Bambang Tri Mulyono di Blora, Jawa Tengah, pada Sabtu (31/12/2016) kemarin. Penangkapan dilakukan karena materi dan isi dari buku yang ditulis Bambang tidak berdasarkan fakta.

Buku setebal 436 halaman ini mengandung materi yang berbahaya, karena berisi fitnah, ujaran kebencian dan mengandung unsur provokasi terhadap Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Aristo and Regina Nabila

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here