Home BERITA Tarif Baru Pengurusan STNK, Warga: “Urus pajak saja nunggak, sekarang biayanya nambah”

Tarif Baru Pengurusan STNK, Warga: “Urus pajak saja nunggak, sekarang biayanya nambah”

SHARE
Antrean perpanjangan STNK di Kantor Samsat Jakarta Selatan (Sapuji/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Munculnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60/2016 sangat membebani perekenomian masyarakat kelas bawah. Mengingat, ada banyak kebutuhan hidup lain yang perlu dibayar.

“Beratlah mas, kebutuhkan yang harus saya bayar jadi bertambah,” kata Manalu (30) warga Tebet saat ditemui Kriminalitas.com di Kantor Samsat, Jakarta Selatan, Jumat (6/1/2017).

Dia berharap, peraturan yang sudah diteken Presiden Indonesia Joko Widodo bisa dikaji ulang. Apalagi, kenaikan pengurusan biaya STNK dan BPKB naik dengan harga yang fantastis.

“Pemerintah harus mencabut PP Nomor 60/2016 ini, karena rakyat terbani, untuk mengurus pajak saja suka nunggak. Apalagi dengan adanya penambahan biaya,” ujarnya dengan nada sedih.

Menurutnya, perekenomian masyarakat yang sudah sulit justru semakin bertambah dengan terbitnya PP Nomor 60/2016 ini.

“Pastinya berdampak mas, kalau pajak yang biasa tertera berapa yang harus kita bayar setiap tahunnya jelas. Tetapikan ada tambahan lainnya yang harus kita bayar lagi,” pungkas Manalu.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Regina Nabila and Sapuji

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here