Home BERITA Terganjal Waktu, Polisi Kebut Pemberkasan Tersangka First Travel

Terganjal Waktu, Polisi Kebut Pemberkasan Tersangka First Travel

SHARE
RILIS FIRST TRAVEL DI BARESKRIM 04
Tiga tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan First Travel. (Kiki/Kriminalitas.com).

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Penyidik Direktorat I Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri masih terus berupaya merampungkan berkas acara pemeriksaan (BAP) tiga tersangka dugaan kasus penipuan haji dan umrah First Travel. Pasalnya, penyidik mempunyai waktu 120 hari untuk menyelesaikan berkas tersebut dan menyerahkannya ke kejaksaan.

“Pastinya kami akan punya masa penahanan. Total keseluruhan dengan meminta perpanjangan ke kejaksaan, dan pengadilan itu 120 hari. Jadi dalam waktu tersebut, terhitung sejak tanggal 9 Agustus 2017 atau saat penangkapan, saya harapkan berkas sudah bisa dikirim ke kejaksaan,” jelas Direktur I Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Herry Rudolf Nahak kepada wartawan, Senin (11/9/2017).

Untuk itu, dia menerangkan, hingga saat ini penyidik masih menelusuri aset yang dimiliki para tersangka First Travel untuk dilakukan penyitaan.

“Makanya perkembangan pemeriksaan terus berjalan, harus dilengkapi lagi terutama yang berkaitan dengan aset-aset yang dia punya atau barang yang dibeli dengan uang jemaah,” imbuhnya.

“Jadi, itu (aset) akan kami terus kejar kemana. Karena kalau kami dapatkan baru dia akui, kalau tidak ditanya ya dia tidak ngasih tahu, tapi tidak masalah yang penting kami terus melakukan penelusuran,” ujarnya.

Polisi pun telah menggandeng PPATK untuk menelusuri aset-aset milik Andhika Surachman, Anniesa Hasibuan dan Kiki Hasibuan. Hasilnya, ditemukan sejumlah aset fantastis yang diduga dibeli menggunakan dana jemaah.

Aset-aset tersebut di antaranya adalah rumah mewah, apartemen, restoran, dan mobil serta uang turut digunakan untuk pergelaran fashion show di New York dan gaya hidup yang mewah.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Dinda Chairina and Sapuji

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here