Home BERITA Termakan Propaganda Internet, Lima Pemuda Australia Rela Jadi Teroris

Termakan Propaganda Internet, Lima Pemuda Australia Rela Jadi Teroris

SHARE
Ilustrasi  terorisme. (Machfoed Gembong/Kriminalitas.com)
Ilustrasi terorisme. (Machfoed Gembong/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Usai mengungkap rencana serangan teror di kota Melbourne, kepolisian Australia mulai merilis beberapa fakta terkait lima pria terduga teroris yang telah ditangkap.

Menurut kabar yang dirilis oleh The Guardian, Jumat (23/12/2016), pihak kepolisian masih belum merilis identitas lengkap dari para terduga teroris.

Mereka hanya disebut sebagai remaja yang berusia sekitar 20 tahun. Empat di antaranya adalah warga Australia dan seorang lainnya warga Mesir.

Kepala Kepolisian Australia Graham Ashton dalam keterangan persnya mengatakan bahwa serangan ini diduga diinspirasi oleh berbagai propaganda yang disuarakan oleh ISIS. Ashton juga mengatakan bahwa para terduga pelaku mendapatkan paham tersebut dari internet.

“Mereka sudah berada di bawah pengawasan kepolisian dan badan intelijen Australia. Setelah melakukan penyelidikan, kami menggelar operasi penangkapan dan menahan kelima orang ini,” ujar Ashton.

Ashton juga mengungkapkan bahwa kelima terduga teroris tersebut kemungkinan besar akan melancarkan serangan pada Hari Raya Natal dan akan menargetkan sejumlah tempat-tempat penting, salah satunya adalah Gereja Katedral Santo Paulus.

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan atas dugaan serangan teror bom yang akan dilaksanakan pada akhir tahun 2016.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Andreas Pratama and DRE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here