Home BERITA Uang Rp 69 Miliar Disita, Posisi Dahlan Iskan Masih Aman

Uang Rp 69 Miliar Disita, Posisi Dahlan Iskan Masih Aman

SHARE
cetak sawah
Kasubdit III Tindak Pidana Korupsi Kombes Cahyono Wibowo saat menunjukkan uang tunai hasil korupsi proyek cetak sawah (Sapuji/kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Direktorat III Tindak Pidana Korupsi, Bareskrim Polri menyita uang tunai sebesar Rp 69 miliar dari PT Sang Hyang Seri.

Kasubdit III Tindak Pidana Korupsi Kombes Cahyono Wibowo mengatakan, barang bukti uang tersebut adalah keuntungan dua persen yang didapat untuk tujuh perusahaan BUMN yang terlibat dalam proyek cetak sawah yang diparakarsai oleh mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Tujuh perusahaan tersebut yakni Perusahaan Gas Negara (PGN), Pertamina, PT Askes, BNI, BRI, Hutama Karya, dan PT Sang Hyang Seri.

“Jadi kemarin kita sita uang sejumlah Rp 69 miliar lebih, bahwa uang itu terkait dengan perkara Tipikor dalam kegiatan jasa dan konsultasi cetak sawah di Ketapang Kalbar, tahun 2012-2014,” kata Cahyono kepada wartawan di Mabes Polri, Kamis (30/7).

Cahyono menambahkan, dalam kasus tersebut, polisi telah menetapkan tersangka berinsial URW yang menjabat asisten Deputi PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) Kementerian BUMN sekaligus Direktur Utama PT Sang Hyang Seri.

Proyek tersebut bernilai Rp 360 miliar dengan target pencetakan sawah seluas 40 ribu hektar. Namun, faktanya baru 10 ribu hektar saja yang berhasil digarap. Sayangnya 10 ribu hektar itu juga tak bisa digunakan.

“Kita akan cek lahan sawah apakah cocok untuk proyek tersebut,” ungkap Cahyono.

Hingga kini penyidik belum nenemukan adanya keterlibatan Dahlan Iskan dalam kasus tersebut. Namun Cahyono mengungkapkan, bila terbukti terlibat, bos media Jawa Pos group itu akan ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita belum menjadwalkan kembali untuk memeriksa Dahlan Iskan,” ucapnya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Muammar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here