Home BERITA Usai Diperiksa Penyidik Antirasuah, Anas: KPK Salah Sasaran

Usai Diperiksa Penyidik Antirasuah, Anas: KPK Salah Sasaran

SHARE
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum/Foto id.wikipedia.org

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Anas Urbaningrum mengatakan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) salah sasaran terkait dengan beberapa poin penting dalam materi pemeriksaannya terkait dugaan korupsi pengadaan proyek e-KTP.

“Ada beberapa hal yang mungkin sumbernya dari seseorang yang tidak pas,” ujarnya menanggapi pertanyaan awak media yang menyecarnya soal klarifikasi penerimaan dana di Gedung KPK, Rabu (11/1/2017).

Kendati demikian, Anas mengaku senang dan lega atas selesainya pemeriksaan kedua yang dilakukan penyidik KPK terhadapnya secara berturut-turut sejak kemarin, Selasa (10/1/2017).

“Alhamdulillah sudah selesai dan saya bersyukur bisa menjelaskan dan klarifikasi beberapa hal yang menurut saya penting,” imbuhnya.

Sebelumnya, terpidana kasus gratifikasi proyek Hambalang ini akan dicecar penyidik antirasuah soal perincian angka kerugian negara yang mencapai Rp 2 triliun.

“Kita belum bisa sebut siapa saja dan dalam kapasitas apa saja pihak penerima tersebut. Namun kami pastikan memang ada rincian, memang ada uraian dari mana saja sumber perhitungan kerugian negara yang mencapai Rp 2 sekian triliun,” jelas Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Nama Anas muncul bersamaan dengan Ketua DPR RI Setya Novanto dari ‘nyanyian’ Nazaruddin. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat ini mengatakan ada dugaan permainan dalam pengadaan e-KTP yang melibatkan tingkat eksekutif hingga legislatif.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan dua tersangka, yaitu mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Sugiharto dan mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Saat proyek e-KTP berlangsung, Irman menjabat kuasa pengguna anggaran, sedangkan Sugiharto sebagai pejabat pembuat komitmen.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Dinda Chairina and FDC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here