Home BERITA Wapres JK Sebut Teknologi Bisa Bikin Seseorang Jadi Radikal

Wapres JK Sebut Teknologi Bisa Bikin Seseorang Jadi Radikal

SHARE
Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla (Radin Naraashan/Kriminalitas.com).

KRIMINALITAS.COM, Denpasar – Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla menuturkan bahwa penyebaran paham radikal dan jaringan terorisme karena perkembangan teknologi yang semakin canggih.

Pernyataan ini disampaikan Jusuf Kalla saat memberi sambutan di acara Munas IV Asosiasi Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia di Hotel Puri Saron, Seminyak, Badung.

“Radikalisme dan terorisme bersumber dari pengajaran, diskusi sumbernya itu dari IT. Orang bikin bom tidak lagi pakai biaya, tapi lewat internet sudah bisa bikin bom,” kata Jusuf Kalla, Senin (17/7/2017).

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kemampuan agar dapat melawan hal-hal radikalisme dan terorisme melalui kemampuan teknologi yang mumpuni.

“Jadilah bagian dari tugas-tugas kita bagaimana perguruan tinggi swasta menjadi lebih efisien dan lebih maju. Tentu banyak hal yang terjadi di dunia kita begitu pesat perkembangannya,” tambahnya.

Pendamping Joko Widodo (Jokowi) ini pun berharap Indonesia bisa meniru Cina yang memiliki banyak sumber daya manusia, tapi sedikit mengantongi sumber daya alam. Kendati begitu, mereka mampu
menjadi nomor satu di dunia.

JK pun mengimbau Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk melakukan merger agar terjadi efisiensi dalam penyelenggaraannya sehingga mampu meningkatkan kualitas.

“Artinya adalah perlu regrouping merger perguruan tinggi yamg jumlahnya terbesar. Karena apabila terbesar biayanya juga akan lebih mahal,” tandasnya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Regina Nabila and Radin Naarashan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here