Home BERITA Yusril: Pelaku Makar yang Ditangkap Polisi Belum Tentu Bikin Ricuh Aksi 212

Yusril: Pelaku Makar yang Ditangkap Polisi Belum Tentu Bikin Ricuh Aksi 212

SHARE
Yusril Ihza Mahendra saat tiba di Mako Brimob. (Ucok Barimbing/Kriminalitas.com)
Yusril Ihza Mahendra saat tiba di Mako Brimob. (Ucok Barimbing/Kriminalitas.com)

 

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pengacara sekaligus Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra mengaku heran dengan penangkapan 11 orang yang diduga makar dalam aksi ‘Super Damai 212’.

“Kalau saja kesebelas orang tersebut tidak diciduk, belum tentu juga aksi 212 ricuh,” kata Yusril di Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (4/12/2016).

Diketahui, penangkapan yang dilakukan terhadap mereka karena Polisi menemukan adanya rapat yang digelar untuk mengkritik pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Menurut Yusril, itu merupakan hal yang lumrah dilakukan sebagai bahan kritik bagi Pemerintahan. Namun dia justru merasa heran melihat Rachmawati Soekarno Putri dan Ratna Sarumpaet yang juga ikut ditangkap.

“Rapat kan untuk mengevaluasi kerja pemerintah. Kalau itu balasan polisi, Bu Ratna kan tidak ikut rapat. Tapi tetap diciduk,” ujarnya.

Meski demikian, setelah melakukan negosiasi akhirnya delapan orang berhasil dibebaskan dan tiga orang lainnya masih ditahan. Yusril pun mengaku dapat ‘mencerna’ kasus ini dengan kepala dingin.

“Saya melihatnya mungkin Polisi melakukan upaya preventif saja, supaya aksi damai berlangsung tertib, tidak terjadi apa-apa dengan menangkap sejumlah tokoh,” pungkasnya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Regina Nabila and Sherly Puspita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here